Jumat, 29 Agustus 2008

Terkurung Sepi

Malamku yang pekat sekali,
mengimbau kenangan silih berlalu,
mewariskan gerhana di pelusuk kamar,
jiwaku yang runtuh menyapu sengsara,

tragis yang silam aku meratap
saban hari burung bersiul
menjerit meminta tolong
dilepaskan diri dari arus kesepian hidup

aku di sini terkurung sepi
didalam dekapan ayah dan bunda
terkurung di dalam hidup kecewa
ke mana hilangnya perikemanusiaan
sanggup kau buat aku begini?

Matahari keemasan setia menanti
coba menolong tapi tak jadi
aku terkurung dibuai sepi
ke mana kawanku yang paling sejati..?

Tsunami

Engkau datang tanpa permisi
Kedahsyatan mu amunisi
Harta benda nyawa kan abisi
Seolah tanpa belas kasih

  • Kau menyadarkan kami
  • Bahwa engkaulah yang
  • Menguasai jagad ini
  • Semua yang kami miliki
  • Menjadi tiada berarti ……

Sunyi

Perjalanan hidup
Kumasih berjalan dalam kesunyian
Hanya berteman kan dalam ke sunyaian
Mencari apa yang ku tamengerti

  • Yang ada seribu pertanyaan di hati
  • Ku lang kah kan kaki detik demi detik
  • Hinga lelah dan resah pun datang
  • Tanpa ku sadari, ku tersesat dalam ruang dan waktu

Igin ku rasanya ku akhiri perjalan ini
Tapi ini mungkin jalan ku
Yang harus aku jalani

Karya :siti sutihat

IBU

Ibu…
Ibu sungguh Inspirasiku
Ibu sungguh cinta dan sayangku
Ibu sungguh kau tautanku
  • Ibu benar segala2nya untuku
  • Maafkan aku ibu
  • Aku manusia yang tak sempurna
  • Yang slalu punya dosa
Dan membuatmu terbebani oleh ku
Hingga kadang ibu menangis
Karena ulahku
Tapi……….
  • Aku yakin akan suatu hal
  • Do’a ibu, bisa merubah
  • Dan menjadikan aku orang yang berhasil
  • Dan berguna,untuk ibu
Atau siapapun itu
Dan yang terpenting
Aku selalu sayang ibu
Selalu…………..

Sang Pencinta

Yang takan pernah terpisah
Bagaikan batang pohon dan
Akar nya.yang slalu mengikuti
Dari tempat ke tempat

  • Mungkin bumi akan kekal bila
  • Semua insan …..mampu untuk
  • Selalu m’cintai satu sama lain
  • Bukan untuk saling m’caci maki
  • Wahai sang pencinta hadirlah

Ke dalam hidup hidup yang
Penuh dengan kegelapan
Dan buat rasa damai bagi
semua insan ilahi robi

Keagungan-Mu

Ku lihat langit ku lihat bumi
Ku lihat alam semesta ini
Di sini ku lihat keagunganmu
Keagungan ciptaanmu tuhan

  • Yang maha pengasih dan maha penyayang
  • Kulihat bulan dan bintang di malam hari
  • Ku lihat laut yang begitu luas
  • Betapa indahnya alam semesta ini

Wahai sang pencipta alam semesta
Semoga engkau menambah keindahan alam ini.

Beri Judul

Ada rasa yang menyentuh dalam hatiku
Rasa yang mungkin selama ini tak pernah sedikitpun ada dalam khayalku
Sebenarnya aku tak ingin ini ada dalam hidupku
Karna semuanya bisa menghancurkan semua harapanku

  • Aku berusaha untuk menghindarinya
    Menjauhi semoga tak pernah di jumpainya
    Berlari aku terus mencoba berlari
    Hingga akhir sisa tenaga yang ada

Rasa itu semakin memaksa
Mendobrak segala apa yang ada
Aku hampir dibuainya
Dalam keterpurukan aku terus diseretnya

  • Namun aku berontak dan terus berontak
    Memohon alam menaruh belas kasihan
    Tlah banyak korban sia – sia karenanya
    Menghancurkan apa yang ada dalam hidupnya

Rasa ini memang biadab
Bagai Hantu yang slalu bergentayangan
Mencari mangsa manusia yang semena mena
Untuk menemani setan di Alam NERAKA

  • Namun kini aku bisa menyadari
    Rasa itu takluk dengan kebersihan hati
    Yang ikhlas akan kuasa Illahi
    Dan menyadari kekuatan Diri

Created By : Yang Slalu Belajar Bikin Puisi